Bagi yang baru memulai mendalami hobby RC, masalah radio adalah salah satu hal dasar yang paling sering ditanyakan banyak orang. Radio sebagai perangkat utama tidak akan dapat dipisahkan dari RC. Banyak hal yang harus dipahami mengenai radio, mulai dari cara setting, penggunaan, perangkat lain yang terkait, sampai ke hal yang yang teknis misalnya band dan frekuensi.
Tulisan ini diharapkan dapat sedikit membantu bagi rekan yang masih memulai hobby RC dan memerlukan informasi sederhana yang dapat memperjelas cara kerja radio dalam mengendalikan RC. Tidak terlalu detil namun akan dijelasnya dari beberapa aspek dalam bentuk tanya-jawab.
Komponen utama pe-radio-an dalam RC apa saja ya ?
Radio terdiri dari pengirim sinyal dan penerima sinyal. Dalam RC, pengiri sinyal bisa disebut juga dengan Transmiter (Tx) dan Receiver (Rx). Tx diletakkan diperangkat yang oleh banyak orang biasa disebut dengan remote controller unit yang berbentuk seperti pistol (untuk car RC) atau berbentuk seperti joystick (untuk flight RC). Rx diletakkan di dalam RC dan digunakan untuk menerima instruksi dari Tx, sehingga bisa menggerakan unit seperti yang diinginkan oleh pengendali.
Lebih baik mana radio dari pabrikan A, B, C atau D ?
Pertanyaan klasik yang selalu muncul. Biasanya setiap pabrikan akan mempunyai saingan produk dari pabrikan lain untuk ‘kelas’ radio yang sama. Namun untuk pertanyaan yang mana yang paling baik di ‘kelas’ yang sama, jawabannya akan berbeda-beda untuk setiap orang, yaitu tergantung fungsinya dan tentu kenyamanannya untuk digenggam dan diatur konfigurasinya. Yang paling ideal adalah datang ke salah satu local hobby shop, pegang, dan coba. Jika tidak mungkin, tidak ada salahnya meminjam milik rekan yang lain, dan rasakan sendiri sensasinya masing-masing LIVE di tangan Anda.
Apakah ada macam-macam jenis Tx dan Rx ?
Tentu, semua digunakan sesuai dengan kebutuhan.
Kita bahas satu persatu secara umum. Tx yang terdapat di dalam controller dibuat oleh banyak pabrikan dengan spesifikasinya masing-masing. Artinya secara fitur, controller dari pabrikan A bisa berbeda dengan pabrikan B. Pabrikan A juga dapat mengeluarkan banyak jenis controller tergantung keperluannya. Selain fitur, yang dapat membedakan juga antara lain adalah band, channel atau frekuensi yang digunakan. Tx yang umum digunakan antara lain keluaran pabrikan Futaba, Sanwa, Ko Propo dan sebagainya.
Sebuah controller ada yang menggunakan satu jenis band yang built-in dan tidak dapat diganti-ganti, atau bisa juga diubah dengan menambahkan module Tx sesuai kebutuhan. Band akan membedakan frekuensi yang akan digunakan. Band yang legal digunakan (namun bisa berbeda untuk tiap negara) untuk keperluan RC yaitu 27mhz (AM), 40mhz, 70mhz, 75mhz (FM). Untuk Rx, seperti halnya Tx, yang membedakan satu dan yang lain adalah band, channel atau frekuensi. Selain itu juga perbedaan dalam ukuran dan kekuatan Rx.
Menggunakan AM receiver dipasangkan dengan FM transmitter atau sebaliknya apakah memungkinkan ?
Tidak.
Jika saya menggunakan band yang sama dengan rekan saya, apakah berarti bisa terjadi interferensi ?
Interferensi frekuensi bisa terjadi karena berbagai hal, yaitu yang terjadi karena frekuensi yang sama digunakan oleh lebih dari satu orang di sebuah area yang sama pada satu saat. Untuk pembedaan penggunaan frekuensi, sebuah Band terbagi menjadi beberapa frekuensi atau disebut dengan channel. Jika tidak ada gangguan lain, maka setiap pemain bisa menggunakan channel yang berbeda. berikut daftar channel yang dapat digunakan:
Apakah saya bisa berganti-ganti channel ?
Jika Tx dan Rx Anda mendukung (umumnya mendukung), jawabannya bisa, sesuai dengan kemampuan Tx dan Rx yang dimiliki. Umumnya setaip Rx atau Tx mempunyai crystal yang bisa diganti sesuai channel yang dibutuhkan. Untuk peralatan radio, terdapat pula yang tidak menggunakan crystal lagi, namun menggunakan synthesized atau juga spectrum.
Penggunaan crystal untuk transmitter dan receiver apakah bisa saling ditukar ?
Tidak.
Transmitter saya mempunyai pilihan PPM dan PCM, yang mana yang harus saya pakai ?
Tergantung Rx yang akan Anda gunakan, jika Rx Anda menggunakan FM, set transmitter anda menggunakan PPM. Jika Rx Anda menggunakan PCM, maka pilih juga setting PCM pada radio.
Receiver saya PCM, apakah saya butuh PCM module ? Atau PCM crystal ?
PCM singkatan dari Pulse Code Modulation, hanyalah salah satu tipe modulasi dan menggunakan FM band memanfaatkan dual conversion crystal FM. jadi tidak ada PCM module atau PCM crystal. Radio yang digunakan bisa menggunakan PCM jika Tx memiliki kemampuan PCM dan di set untuk menggunakan PCM DAN Rx menggunakan channel yang benar dan sesuai dengan jenis PCM yang digunakan oleh Tx (merk dan tipe).
Apakah keuntungan menggunakan PCM dibandingkan FM ? range yang lebih jauh mungkin ?
Tidak akan ada peningkatan range karena penggunaan PCM. Namun bagaimanapun juga penggunaan PCM akan mengurangi noise dan lebih aman apabila terjadi noise. Karena pada dasarnya PCM akan menggunakan FM signal yang di-’kode’-kan oleh Tx dan akan di-’dekode’-kan kembali oleh Rx, baru kemudian digunakan perintahnya untuk diteruskan kepada servo.
Masih banyak pertanyaan lain, dimana saya bisa memperoleh informasi tambahan ?
Silahkan googling, atau tidak ada salahnya berkonsultasi dengan rekan yang lain di forum rc.web.id.