Setelah minggu lalu saya gagal memenuhi undangan rekan-rekan dari Bintaro karena ada tamu mendadak, Sabtu ini sempat mampir ngendon di Bintaro atas undangan Pak Anto dan Pacocamino. Bukan apa-apa, sudah lama saya ingin mencoba RC yang katanya kembali ke habitatnya (kata tantemiya) seperti ada di video-video di you tube itu.
Sampai di area Bintaro sekitar pukul 15.00, ngumpul sebentar di bengkel Pak Anto di BTC, lalu nebeng pacocamino sampai ke lokasi. Hari ini saya begitu beruntung (katanya sih begitu), karena ternyata track sedang tidak dipakai oleh motocross sehingga bisa mencoba banyak medan dan tentunya tanpa debu di mana-mana. Tak banyak liputan yang bisa diberikan karena tidak membawa alat yang memadai. Hanya berbekal ponsel saja, gambar dan video berikut ini mungkin bisa menjadi ratjoen bercerita cukup banyak. Read the rest of this entry »
RC Crawling yang populer akhir-akhir ini menjadi salah satu daya tarik bagi pemain baru RC di Indonesia. Seperti halnya ‘kelas’ RC yang lain, ban tetap menjadi komponen yang penting kalau tidak boleh dikatakan yang paling utama untuk RC Crawling. Beruntung belakangan market khusus ini ikut dilirik oleh beberapa pabrikan komponen yang ada.
Bagi RC Drifter sudah pasti tidak asing lagi dengan ‘ban’ PVC. Solusi murah meriah dan siap untuk drifting di aspal ini menjadi salah satu asesoris yang populer. Hanya dengan menggunakan pipa PVC dengan ukuran diameter yang pas dan dipotong sesuai ukuran velg dan dibubut rapih, sudah siap melakukan drift bersaing dengan ban keluaran pabrikan ternama seperti HPI, Tamiya dan sebagainya. Memperolehnya mudah, lalu bagaimana cara memasang ‘ban’ PVC ini pada velg RC kita?